Al-Rcy Gelar Acara Perdana

CEK

FST UIN SUSKA, PEKANBARU – Al-Rcy, lembaga atau Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang baru diresmikan dua tahun ini menggelar sebuah acara untuk pertama kalinya yaitu All Research Community Fair (ALFA) 2017 pada Senin dan Selasa (22-23/5) di Aula Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau. Dalam acara ini mereka menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Seminar dengan tema Pemanfaatan Teknologi dan Sistem Informasi dalam Mempublikasi Karya Inovatif dalam Era Pembangunan SDGs 2030. Kegiatan LKTI dilaksanakan pada hari Senin dan seminar pada hari Selasa. Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan III FST yang diwakili oleh Kepala Prodi Sistem Informasi, Bapak Syaifullah, M.Sc. pada pukul 09.35 WIB. Pihak panitia berencana untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan.

Mengusung tema karya inovatif anak bangsa untuk mewujudkan pembangunan nasional sebagai bentuk menuju SDGs 2030 pihak panitia mengundang dua pembicara yaitu bapak Dr. Saktioto yang merupakan Dosen Fisika dari Universitas Riau dan bapak Saidi, S.Kom., M.Kom., M.I.M. seorang alumni dari Fakultas sains dan Teknologi UIN SUSKA Riau.

Dalam penjelasannya bapak Dr. Saktioto banyak menejelaskan tentang cara dan tips untuk memulai sebuah karya ilmiah. Mulai dari bagaimana memulai menulis karya ilmiah sampai The Way to Think Scientifically. “Berfikir boleh global, namun bertindaklah lokal, peneliti yang profesional tidak mudah terprovokasi karena telah terbiasa untuk berfikit jernih, penelitian itu memang sakit, bikin stress namun hasil nya manis,” ujar bapak Saktioto. Bapak Saktioto juga menawarkan kepada mahasiswa yang ingin berkonsultasi dengan beliau dapat menemuinya Universitas Riau.

Sementara bapak Saidi, S.Kom., M.Kom., M.I.M., menjelaskan lebih kepada keunggulan publikasi karya ilmiah. Manfaat dari publikasi karya ilmiah nasional maupun internasional banyak keuntungan yang akan didapat. Bapak Saidi juga memberi tahu beberapa aplikasi yang sering digunakan untuk mempublikasi karya ilmiah seperti wikicfp, research get, google scholar dan lain sebagainya. “Kita hidup sering kali memikirkan kekurangan diri sehingga kita terdiam dan tidak melakukan apa-apa, hanya melihat orang mampu melakukan sesuatu dan kita tidak. Ini adalah pemahaman yang salah, kita harus mengerti bahwa ada hal yang bisa kita lakukan orang lain tidak bisa, atau sebaliknya. Setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda,” jelas bapak Saidi dalam menutup presentasinya.

Diujung acara panitia mengumumkan pemenang LKTI. Berikut daftar pemenang LKTI:

Juara 1:

Ika Safitri

Agus Sagala

Yogi Ardiansyah Panjaitan

 

Juara 2:

Ardhito Kusharwanto

Rizky Kurniawan

Abdul Shamad Renu

 

Juara 3:

Ika Safitri

Agus Sagala

Yogi Ardiansyah Panjaitan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below