Pentingnya dalam Dunia Kerja, TUK FST-HRC Kembali Laksanakan Sertifikasi Bidang Informatika

IMG_4425-768x512

FST UIN Suska, Pekanbaru – Tempat Ujian Kompetensi Fakultas Sains dan Teknologi – Human Resource Competency (TUK FST–HRC) UIN Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan workshop dan uji kompetensi bidang informatika, yaitu bidang Programmer dan Network Administrator. Sebelumnya, pada bulan Juli lalu TUK FST-HRC pernah melaksanakan kegiatan yang sama yang bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Selama 2 (dua) hari Jumat dan Sabtu (27-28/10) sebanyak 66 peserta yang terdiri dari akademisi dan praktisi mengikuti kegiatan sertifikasi. Peserta diikuti oleh beberapa dosen, alumni, dan mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi di Riau seperti UIN Suska Riau, Politeknik Caltex Riau, Sekolah Tinggi Manajemen dan Informatika Komputer (STMIK) Dumai, dan Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Pelalawan.

Workshop dan uji kompetensi dilaksanakan di Laboratorium Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Suska Riau. Kegiatan yang diawali dengan pembukaan oleh Dekan FST dilaksanakan di Theater Room FST UIN Suska Riau. Dekan FST, Bapak Dr. Hartono, M.Pd., mengatakan dalam berkarir di bidang Teknologi Informasi tidak cukup dengan ijazah, namun didukung dengan adanya sertifikasi bidang Informatika. Hal ini merupakan tantangan, peluang, sekaligus ancaman bagi tenaga kerja nasional Indonesia sehingga diperlukan tenaga kerja profesional yang tersertifikasi untuk mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain. Selain itu, sikap kerja merupakan salah satu komponen penilaian dalam sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sehingga peserta yang memiliki sertifikat diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi dalam keahlian, tetapi juga dalam sikap kerja.

Ketua TUK FST-HRC, Ibu Dr. Okfalisa, M.Sc., mengatakan dalam sertifikasi ini, ada 3 (tiga) kriteria penilaian yang dilakukan oleh assesor TUK FST-HRC yang telah diverifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jakarta dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Dengan kegiatan ini, diharapkan peserta memiliki sertifikat kompeten dan daya saing dalam dunia kerja. Ia menambahkan sertifikat profesi berlaku hingga tingkat internasional.

Untuk narasumber dalam workshop hari ini, dibawa oleh dosen Teknik Informatika dan Sistem Informasi, masing-masing 1 pemateri Networking dan 2 pemateri pada Programming yang terdiri dari tiga kelas.  Sementara itu, untuk uji kompetensi yang dilaksanakan besok terdiri dari lima orang yang masing-masing telah ditetapkan untuk menguji kurang lebih per 10 orang.

oke

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below